Renik, Tuan Richard



HAI, Tuan Richard! Dan kau menoleh aku. Kita sedang berjalan searah, ke 
satu kawasan di mana hutan diliarkan, paru-paru yang memar itu ditentramkan.

Kuucapkan juga apa yang matang terperamkan, sampai ke sini, aku berjalan
tanpa sepatu, tanpa payung dan baju. Aku adalah renik, mengurai jasad sendiri.    


Responses

0 Respones to "Renik, Tuan Richard"

Posting Komentar

 
Return to top of page Copyright © 2010 | 2012 - Lost Saga Template Copyright 2010-2012 MasihTertulis