terasa ada sisa, hangat terakhir dari tubuhmu.
Aku mengantar engkau. Di tanganku, selembar
surat kematian yang belum mau kutandantangani.
Aku meratapi engkau. Di tanganku, bekas-seka
air mata, sakit dari sakitmu ingin kupindahkan.
Label:
puisi
Label:
puisi
Return to top of page
Copyright © 2010 | 2012 - Lost Saga Template
Copyright 2010-2012 MasihTertulis
Responses
0 Respones to "Di Lorong Antara Ruang Rawat dan Kamar Jenazah"
Posting Komentar